Bawaslu Lahat Ikuti Rapat Keterbukaan Informasi Publik Bawaslu Sumsel, Bersiap Hadapi Dua Agenda Monev KIP*
|
LAHAT – Bawaslu Kabupaten Lahat menghadiri rapat virtual "Penguatan Kapasitas Pelayanan Informasi Publik: Monitoring Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik pada Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2026", Kamis (9/7/2026). Kegiatan ini diselenggarakan langsung oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Rapat daring yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dilaksanakan sebagai langkah persiapan penting dalam menghadapi dua agenda krusial, yaitu Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumsel serta Monev Keterbukaan Informasi dari Bawaslu RI.
Melalui ruang virtual, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Lahat, Andra Juarsyah serta Koordinator Divisi SDMO dan Diklat Bawaslu Lahat, bergabung dalam rapat tersebut dengan didampingi oleh Staf Bawaslu Lahat.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel, Ahmad Naafi. Turut hadir dalam rapat, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Sumsel, Massuryati; Kepala Bagian Hukum, Humas, Data dan Informasi, Yuswari Kurniawan; Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota dan perwakilan sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.
Dalam arahannya, Plt. Ketua Bawaslu Sumsel, Ahmad Naafi, menegaskan bahwa keberhasilan evaluasi keterbukaan informasi publik secara nasional sangat ditentukan oleh wujud komitmen dari pemerintah provinsi hingga tingkat kabupaten/kota.
“Evaluasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Status informatif yang kita raih akan menentukan posisi Bawaslu Sumsel di mata publik. Karena itu, mari kita jaga bersama agar kabupaten yang sudah informatif tidak menurun, dan yang masih menuju informatif bisa segera naik kelas,” tegas Ahmad Naafi. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mentransformasikan keterbukaan informasi menjadi budaya kerja bersama, bukan sekadar mengejar target penilaian.
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Sumsel, Massuryati, mengaitkan keberhasilan pengelolaan informasi di tingkat Provinsi dengan performa nyata yang ditunjukkan oleh Bawaslu kabupaten/kota. “Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan itu berhasil ketika di-support oleh 17 kabupaten kota. Kalau 17 kabupaten kota sebagian tidak support maka, tidak akan ada keberhasilan di Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan. Khususnya di humas,” paparnya.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan instruksi khusus kepada pimpinan di tingkat daerah agar terus bergerak aktif meski berada di luar masa pemilu. “Saya berharap kepada pimpinan, terutama pimpinan Bawaslu yang ada di kabupaten/kota di Sumatera Selatan, tolong lakukan koreksi dan evaluasi terkait kegiatan yang dilakukan di non-tahapan ini. Mari kita bersama-sama bersemangat untuk memperbaiki kinerja kita ke depan dan menjaga marwah lembaga ini sesuai dengan tupoksi kita sebagai lembaga yang mengawasi bukan hanya di tahapan pemilu, di masa non-tahapan pun kita tetap melakukan kinerja-kinerja yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita,” tambah Anggota Bawaslu Sumsel tersebut.
Senada dengan hal yang disampaikan oleh Kordiv P2H Bawaslu Sumsel, dukungan penuh dari unsur pimpinan dan koordinator sekretariat di tingkat kabupaten/kota sangat diharapkan oleh Yuswari Kurniawan selaku Kepala Bagian Hukum, Humas, dan Datin Bawaslu Sumsel. “Kami berharap hasil monev kali ini bisa lebih baik dari sebelumnya. Yang sudah baik, mari kita tingkatkan lagi,” tegasnya.
Sebagai akhir dari rangkaian acara, rapat virtual ini ditutup dengan bedah teknis strategi pengisian Self-Assessment Questionnaire (SAQ) beserta ruang diskusi interaktif. Ruang diskusi tersebut dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh peserta untuk mengurai potensi permasalahan yang kerap timbul dalam pengisian instrumen evaluasi. Berbekal pemaparan komprehensif dari tingkat Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan kini mengantongi kesiapan penuh demi menyukseskan dua agenda monev mendatang dengan komitmen transparansi yang kuat.
Penulis : PWD
Foto : Humas